Jogetan Kang Koplak dan Mas Kopyor

Sabtu, 06 Agustus 20111komentar

Kisah humor Jogetan Kang Koplak dan Mas Kopyor ini terjadi pada saat cangkruan di warung kopi tempat keduanya sering ketemu, bercanda dan saling mengisi satu sama lain.

Saat itu Mas Kopyor sedang kopyor kepalanya karena harus membayar biaya sekolah anaknya, ya namanya menyekolahkan anak, ada kewajiban orang tua yang harus ditunaikan. Mas Kopyor tidak mau sambat tetang mahalnya biaya sekolah dan segala tetek mbengeknya tentang kebijakan pendidikan selama ini. Yang dia tahu saat ini harus bayar sekolah anak, dan pada saat ini lagi tidak ada duit, yang ada barang yang bernilai dan dapat diuangkan....simple saja cara berfikirnya, dan untuk dia mencoba menawarkan pada teman-temannya.

Dengan sikap yang kelihatan agak sungkan dan senyum khasnya, Mas Kopyor yang baru datang ke warung kopi menawarkan bufet yang belum jadi, tinggal pasang kaca, yang selama ini dia buat sendiri. Kepada Kang Koplak yang beberapa saat telah duduk disana sambil menikmati kopi untuk sekedar menghilangkan koplaknya, diisi dengan bercanda dengan teman-teman yang lain. Mas Kopyor tidak tahu kalau Kang Koplak juga lagi koplak, soalnya kurang lebih samalah :-)

Mendengar tawaran itu, Kang Koplak berfikir sejenak, bagaimana caranya tanpa menolak tawaran Mas Kopyor, tapi dapat memberitahu keadaanya yang juga lagi koplak.

Sejurus kemudian, Kang Koplak berdiri dari tempat duduknya. Uang dikantong kurang lebih tinggal lima puluh ribuan. Kang Koplak beli empat pak rokok kegemaran teman teman yang ada disitu, dan beli dua kopyah kain hitam yang mudah dilipat di kantong, harganya tidak seberapa, hanya tiga ribu rupiah per kopyah.

Sambil menahan senyum :-), Kang Koplak melangkah menuju tempat Mas Kopyor dan teman lainnya yang lagi asyik menikmati kopi dan bercanda kesana kemari. Dia taruh rokok di kursi tempat teman teman berkumpul, dan dia berikan satu kopyah kepada Mas Kopyor, dan dia pakai satu kopyah untuk dirinya sendiri, sambil bilang " begini kepala yang koplak bin kopyor menjadi menjadi agak tidak terasa".

Mas Kopyor yang belum menyadari apa yang dilakukan Kang Koplak, sambil memegang kopyah yang diberikan Kang Koplak bertanya, " Kok bisa begitu"?, pada saat yang sama kopyahnya dia pakai.

Mendengar pertanyaan itu, Kang Koplak tertawa, diikuti teman teman yang lain, yang tahu keadaan Kang Koplak. :-)

Sedetik kemudian, Mas Kopyor yang terbiasa membaca "fenomena sosial dan fenomena alam", tanggap!, dan segeralah meledak tawanya...... :-) "ya ya ya ngerti saya, kalau begitu, nggak jadi menawarkan bufet saya" kata Mas Kopyor sambil tertawa :-), dan akhirnya mulailah Mas Kopyor bercerita panjang lebar sambil memaknai apa yang dia pakai. " Memang kepala kalau dipres kopyah seperti ini, kopyornya agak berkurang" :-), sambil mengenakan kopyahnya.

Disela ngobrol kesana kemari, Mas Kopyor bilang " kopyah ini akan saya pakai sampai dirumah, istri saya pasti ketawa", karena dia tahu kalau suaminya lagi berusaha cari uang untuk bayar sekolah anaknya, pulang pakai kopyah, yang tidak biasa dia pakai pada keseharian apalagi kalau ke warung kopi.

Betul, selang beberapa hari, Mas Kopyor bercerita kepada teman teman diwarung kopi, kopyah yang kemarin di beri Kang Koplak dia pakai sampai ke rumah, kontan mendapat komentar dari sang istri, " Berdandan ala apa aja?" sambil menahan senyum :-) sang istri bertanya pada Mas Kopyor, yang dia tahu selama ini suaminya jarang berpakaian dengan kelengkapan kopyah di kepala. Dasar Mas Kopyor yang mencoba bersikap tetap tersenyum meski di hadapkan pada persoalan hidup yang selama ini menemaninya, dia pun menjawab " O....ini kopyah singkir kopyor, pemberian Kang Koplak" :-)

Yang jelas, meski pada saat itu soal pembayaran uang sekolah belum terselesaikan, namun dapat dilewati dengan senyuman..... :-)toh pada akhirnya, entah dari mana, persoalan bayar sekolah kelar juga pada saatnya.

Kenapa kepala orang bisa koplak atau kopyor?, ya karena punya kepala, coba kalau nggak punya kepala, pasti tidak akan koplak atau kopyor :-)

Sumber : Seperti diceritakan Kang Koplak dan Mas Kopyor pada Penulis


Tulisan lainnya :
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

28 November 2016 18.57

KISAH SUKSES
Assalamu alaikum wr wb,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang Pengusaha Butik yg Sukses, kini saya gulung tikar akibat di tipu teman sendiri, ditengah tagihan utang yg menumpuk, Suami pun meninggalkan saya, dan ditengah himpitan ekonomi seperti ini, saya coba buka internet untuk cari lowongan kerja dan secara tdk sengaja sy liat situs pesugihan AKI SYEH MAULANA Di Website/situnya Saya pun langsug hubungi beliau dan Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari, Alhamdulilah benar benar terbukti dan, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kata kata beliau yang selalu sy ingat setiap manusia bisa menjadi kaya, hanya saja terkadang mereka tidak tahu atau salah jalan. Banyak orang menganggap bahwa miskin dan kaya merupakan bagian dari takdir Tuhan. Takdir macam apa? Tuhan tidak akan memberikan takdir yang buruk terhadap kita, semua cobaan yang Tuhan berikan merupakan pembuktian seberapa kuat Anda bertahan di dalamnya. Tuhan tidak akan merubah nasib Anda jika Anda tidak berusaha untuk merubahnya. Dan satu hal yang perlu Anda ingat, “Jika Anda terlahir miskin itu bukan salah siapapun, namun jika Anda mati miskin itu merupakan salah Anda, saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui Ritual Penarikan Dana Hibah AKI ZYEH MAULANA saya Bisa sukses. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, AKI ZYEH MAULANA Banyak Dikenal Oleh Kalangan Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia, jika anda ingin seperti saya silahkan Lihat No Tlp Aki Di website/internet ~>KLIK DISINI<~ Wassalam

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Prolingkungan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger